Mau kuliah di luar negeri, mendaftar beasiswa, atau melamar kerja di perusahaan internasional? Hampir pasti kamu akan diminta sertifikat kemampuan bahasa Inggris. Tiga yang paling umum diterima adalah IELTS, TOEFL iBT, dan PTE Academic. Ketiganya sama-sama mengukur empat keterampilan, tetapi formatnya cukup berbeda.
Format, durasi, harga, dan skala skor bisa diperbarui oleh penyelenggaranya. Selalu cek situs resmi tes dan persyaratan lembaga tujuanmu sebelum mendaftar.
Empat keterampilan yang diuji
Ketiga tes menguji:
- Listening: memahami percakapan dan ceramah;
- Reading: memahami teks akademik;
- Writing: menulis esai atau ringkasan;
- Speaking: berbicara tentang topik tertentu.
Perbedaannya ada pada cara pengujian, terutama untuk speaking.
IELTS
IELTS (International English Language Testing System) dikelola oleh British Council, IDP, dan Cambridge.
- Ada dua versi: Academic untuk kuliah dan General Training untuk keperluan kerja atau imigrasi.
- Bisa dikerjakan di atas kertas atau di komputer.
- Speaking dilakukan secara tatap muka dengan penguji selama sekitar 11 sampai 14 menit.
- Skor memakai skala band 0 sampai 9, termasuk setengah band seperti 6.5.
Cocok untuk kamu yang lebih nyaman berbicara langsung dengan manusia daripada ke mikrofon.
TOEFL iBT
TOEFL iBT dikelola oleh ETS dan dikerjakan sepenuhnya di komputer.
- Speaking dilakukan dengan berbicara ke mikrofon dan direkam.
- Selama bertahun-tahun skornya memakai skala 0 sampai 120. ETS mengumumkan skala baru 1 sampai 6 mulai 2026, dengan skala 0 sampai 120 tetap dicantumkan sebagai pembanding selama masa transisi. Pastikan kamu tahu skala mana yang diminta lembaga tujuanmu.
- Banyak dipakai oleh kampus di Amerika Serikat, walaupun juga diterima luas di negara lain.
Cocok untuk kamu yang terbiasa mengetik dan nyaman mengerjakan tes panjang di komputer.
PTE Academic
PTE Academic (Pearson Test of English) juga dikerjakan sepenuhnya di komputer.
- Penilaiannya dilakukan secara otomatis oleh sistem.
- Skor memakai skala 10 sampai 90.
- Hasil biasanya keluar dalam beberapa hari.
- Beberapa tugasnya menggabungkan keterampilan, misalnya mendengar lalu menulis ringkasan.
Cocok untuk kamu yang butuh hasil cepat dan nyaman dengan penilaian mesin.
Perbandingan singkat
| IELTS | TOEFL iBT | PTE Academic | |
|---|---|---|---|
| Penyelenggara | British Council, IDP, Cambridge | ETS | Pearson |
| Cara tes | Kertas atau komputer | Komputer | Komputer |
| Speaking | Tatap muka dengan penguji | Rekaman ke mikrofon | Rekaman ke mikrofon |
| Skala skor | Band 0–9 | 1–6 (skala 0–120 sebagai pembanding) | 10–90 |
Cara memilih
- Cek syarat lembaga tujuan. Ini yang paling penting. Beberapa beasiswa atau kampus hanya menerima tes tertentu.
- Pertimbangkan gaya kamu. Gugup bicara ke mikrofon? IELTS mungkin lebih nyaman. Lebih suka tes di komputer dan hasil cepat? PTE bisa jadi pilihan.
- Coba contoh soal ketiganya. Semua penyelenggara menyediakan contoh soal resmi. Kerjakan, lalu lihat mana yang terasa paling cocok.
- Perhatikan jadwal dan lokasi tes di kotamu.
Tips persiapan untuk semua tes
- Bangun dasar dulu. Tes internasional mengukur kemampuan bahasa, bukan trik. Kosakata akademik, tata bahasa, dan kebiasaan membaca adalah fondasinya.
- Latih dengan format asli. Setelah dasarnya kuat, kerjakan simulasi dengan waktu yang sama seperti tes sungguhan.
- Rekam suaramu. Untuk speaking, rekam jawabanmu lalu dengarkan ulang. Perhatikan kelancaran, pengucapan, dan struktur jawaban.
- Latih menulis dengan struktur. Pendahuluan, isi dengan alasan dan contoh, lalu kesimpulan.
- Dengarkan bahasa Inggris setiap hari, misalnya podcast, berita, atau video edukasi.
Di Titian Asa
Simulasi IELTS, TOEFL iBT, dan PTE Academic di Titian Asa sedang kami siapkan. Untuk membangun dasar bahasa Inggris dari nol sampai tingkat lanjut, kamu bisa mulai sekarang di Kampung Bahasa Pare, yang memakai jenjang CEFR dari Basic sampai C2.
Ringkasan
IELTS, TOEFL iBT, dan PTE Academic sama-sama mengukur empat keterampilan bahasa Inggris dengan format dan skala skor berbeda. Pilih berdasarkan syarat lembaga tujuanmu, lalu sesuaikan dengan gaya belajarmu. Apa pun tesnya, fondasi bahasa yang kuat tetap menjadi kunci.
