Kampung Bahasa Pare adalah tempat belajar lima bahasa (Inggris, Mandarin, Arab, Jepang, dan Korea) dalam bentuk kampung virtual bergaya pixel-art. Idenya terinspirasi dari suasana kursus bahasa di Pare, Kediri: belajar bertahap, memakai bahasa dalam kegiatan sehari-hari, dan berlatih bersama teman. Panduan ini menjelaskan cara memulai dan memanfaatkannya sebaik mungkin.
1. Masuk dan buat tokoh
Buka pare.titianasa.com di browser HP atau laptop. Kamu tidak perlu memasang aplikasi. Masuk dengan akun Google, lalu buat tokohmu:
- Username: unik, minimal tiga karakter, dan tidak bisa diubah lagi.
- Nama panggilan: nama yang ditampilkan di atas tokohmu.
- Penampilan: gaya rambut, pakaian, dan warna.
Di atas tokoh akan tampil nama panggilan dan username, misalnya Rina @rina.
2. Kenali kampungnya
Kamu memulai di Kampung Bahasa, pusat kota tempat semua pelajar bertemu. Dari sini ada gerbang menuju lima kampung bahasa: Kampung Inggris, Mandarin, Arab, Jepang, dan Korea. Setiap kampung punya kelas, warung, kafe, taman, dan warga yang berbicara dalam bahasa kampung itu.
Ada juga Camp, kamar pribadimu untuk beristirahat dan belajar mandiri.
3. Pilih bahasa dan ikuti jalur belajar
Setiap bahasa punya tangga level sendiri:
| Bahasa | Tangga level |
|---|---|
| Inggris | Basic, lalu A1 sampai C2 |
| Mandarin | Basic, lalu HSK 1 sampai HSK 6 |
| Arab | Basic, lalu Mubtadi', Mutawassith, Mutaqaddim |
| Jepang | Basic, lalu N5 sampai N1 |
| Korea | Basic, lalu TOPIK 1 sampai TOPIK 6 |
Semua orang mulai dari Basic. Di setiap level ada jalur belajar yang terdiri dari beberapa bab. Setiap bab berurutan, jadi kamu selalu tahu langkah berikutnya.
4. Materi dulu, baru latihan
Setiap langkah dimulai dengan materi: kata atau pola kalimat baru, lengkap dengan suara dan contoh. Setelah itu baru latihan, misalnya:
- mendengar lalu memilih arti;
- memilih terjemahan yang benar;
- menyusun kata menjadi kalimat;
- mengetik atau mengucapkan jawaban.
Kata yang kamu jawab salah tidak dibuang. Kata itu akan muncul lagi di latihan berikutnya sampai kamu menjawabnya benar beberapa kali. Ini memakai prinsip pengulangan berjarak.
5. Jalani misi bersama warga
Setelah menguasai materi, kamu diajak memakainya lewat misi. Contohnya berkenalan dengan tetangga, menanyakan jalan, atau membeli makanan di warung. Misi ditandai di peta, dan setiap langkah menjelaskan apa yang harus dilakukan serta bagaimana penilaiannya. Misi yang tuntas dengan baik mendapat hingga tiga bintang.
Ada juga misi harian yang mengajakmu belajar sedikit setiap hari.
6. Ngobrol dengan teman belajar
Kamu bisa mengobrol dengan pelajar lain di saluran Umum, secara personal, atau dalam grup kecil. Ada aturan bahasa yang membuatnya mirip English area di Pare:
- di kampung bahasa, pakai bahasa kampung itu;
- di Kampung Bahasa dan Camp, pakai salah satu dari lima bahasa, bukan bahasa Indonesia.
Kalau kamu belum yakin dengan kalimatmu, tersedia bantuan frasa cepat, pencarian kata, dan terjemahan per kata. Pengguna paket tertentu juga bisa mengirim voice note dan menelepon teman belajar untuk melatih berbicara.
7. Jaga kebiasaan dan energi tokohmu
Kampung Bahasa Pare memakai waktu nyata WIB, lengkap dengan pagi, siang, malam, dan cuaca Pare yang sebenarnya. Tokohmu punya energi yang perlu dijaga dengan makan, minum, dan istirahat, sehingga belajar terasa seperti menjalani hari-hari di kampung kursus. Jawaban benar memberi XP dan uang game, yang bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari di dalam game.
8. Naik level dan terbang
Setelah menuntaskan bab dan misi besar di satu level, kamu naik ke level berikutnya. Kalau merasa sudah siap, tersedia juga ujian untuk naik lebih cepat.
Uang dari belajar bisa dipakai untuk naik bus atau kereta ke kota, lalu terbang ke negara tujuan setiap bahasa: London, Beijing, Kairo, Tokyo, atau Seoul. Di bandara, kamu melewati imigrasi dengan menjawab pertanyaan petugas dalam bahasa negara tujuan.
Tips supaya belajar lebih efektif
- Belajar sedikit setiap hari. Satu atau dua langkah per hari lebih baik daripada maraton seminggu sekali.
- Selesaikan materi sebelum latihan. Jangan lompat langsung ke soal.
- Ucapkan kata dengan suara keras. Melatih mulut sama pentingnya dengan melatih mata.
- Berani mengobrol. Semua orang sedang belajar, jadi salah itu wajar.
- Fokus pada satu bahasa dulu sampai dasarnya kuat, baru tambah bahasa lain.
Ringkasan
Kampung Bahasa Pare menggabungkan jalur belajar yang berurutan, latihan yang mengulang bagian yang salah, misi yang memakai bahasa dalam situasi nyata, dan teman belajar dari berbagai daerah. Mulai dari Basic, belajar sedikit setiap hari, dan biarkan kebiasaanmu tumbuh. Siap memulai? Buka pare.titianasa.com.
