Matematika

Pecahan Senilai: Penjelasan Mudah dengan Contoh untuk Anak SD

Kenapa 1/2 sama dengan 2/4? Pahami konsep pecahan senilai lewat gambar, cara mencarinya, cara menyederhanakan, dan latihan soal.

11 Oktober 2026 · 3 menit baca · Tim Titian Asa

Pecahan senilai adalah salah satu materi matematika SD yang sering membuat anak bingung. Bagaimana mungkin 1/2 dan 2/4 sama besarnya, padahal angkanya berbeda? Kuncinya ada pada pemahaman bahwa pecahan menunjukkan bagian dari keseluruhan, bukan sekadar dua angka. Artikel ini cocok dibaca siswa, maupun orang tua yang ingin menemani anak belajar.

Mengingat kembali arti pecahan

Pecahan a/b berarti satu benda dibagi menjadi b bagian yang sama besar, lalu kita mengambil a bagian.

  • Angka di atas disebut pembilang.
  • Angka di bawah disebut penyebut.

Contoh: 3/4 berarti satu benda dibagi menjadi 4 bagian sama besar, dan kita mengambil 3 bagian.

Memahami pecahan senilai dengan pizza

Bayangkan dua pizza yang sama besar.

  • Pizza pertama dipotong menjadi 2 bagian. Kamu makan 1 potong. Kamu makan 1/2 pizza.
  • Pizza kedua dipotong menjadi 4 bagian. Kamu makan 2 potong. Kamu makan 2/4 pizza.

Kalau kedua pizza ditaruh berdampingan, jumlah pizza yang kamu makan ternyata sama banyak. Itulah arti pecahan senilai: pecahan yang angkanya berbeda, tetapi nilainya sama.

1/2 = 2/4 = 3/6 = 4/8

Cara mencari pecahan senilai

Kalikan atau bagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama, asalkan bilangannya bukan nol.

Dengan mengalikan

  • 1/3 = (1 × 2)/(3 × 2) = 2/6
  • 1/3 = (1 × 3)/(3 × 3) = 3/9
  • 1/3 = (1 × 4)/(3 × 4) = 4/12

Jadi 1/3, 2/6, 3/9, dan 4/12 adalah pecahan senilai.

Dengan membagi

  • 6/8 = (6 ÷ 2)/(8 ÷ 2) = 3/4
  • 10/15 = (10 ÷ 5)/(15 ÷ 5) = 2/3

Kenapa harus dengan bilangan yang sama? Karena mengalikan pembilang dan penyebut dengan angka yang sama sama saja dengan mengalikan pecahan dengan 1. Misalnya 2/2 = 1, dan setiap bilangan dikali 1 nilainya tidak berubah.

Menyederhanakan pecahan

Menyederhanakan pecahan berarti mencari pecahan senilai dengan angka paling kecil. Caranya, bagi pembilang dan penyebut dengan FPB (faktor persekutuan terbesar) keduanya.

Contoh: sederhanakan 12/18.

  • Faktor 12: 1, 2, 3, 4, 6, 12.
  • Faktor 18: 1, 2, 3, 6, 9, 18.
  • FPB-nya 6.
  • 12/18 = (12 ÷ 6)/(18 ÷ 6) = 2/3.

Cara mengecek apakah dua pecahan senilai

Gunakan perkalian silang. Pecahan a/b dan c/d senilai jika a × d = b × c.

  • Apakah 2/3 senilai dengan 8/12? 2 × 12 = 24 dan 3 × 8 = 24. Hasilnya sama, jadi senilai.
  • Apakah 3/4 senilai dengan 6/9? 3 × 9 = 27 dan 4 × 6 = 24. Hasilnya berbeda, jadi tidak senilai.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Menambahkan, bukan mengalikan. 1/2 bukan senilai dengan 2/3 (pembilang dan penyebut masing-masing ditambah 1). Pecahan senilai selalu didapat dengan mengalikan atau membagi.
  • Hanya mengubah salah satu angka. Kalau penyebut dikalikan 2, pembilang juga harus dikalikan 2.
  • Belum menyederhanakan sampai tuntas. 8/12 bisa disederhanakan menjadi 4/6, tetapi masih bisa disederhanakan lagi menjadi 2/3.

Latihan

  1. Tuliskan tiga pecahan yang senilai dengan 2/5.
  2. Sederhanakan 15/20.
  3. Isilah titik-titik: 3/4 = …/12.
  4. Apakah 4/6 senilai dengan 10/15?

Jawaban:

  1. Contohnya 4/10, 6/15, dan 8/20.
  2. FPB 15 dan 20 adalah 5, jadi 15/20 = 3/4.
  3. 4 dikali 3 menjadi 12, maka 3 juga dikali 3, sehingga jawabannya 9.
  4. 4 × 15 = 60 dan 6 × 10 = 60, jadi senilai.

Tips untuk orang tua

  • Gunakan benda nyata seperti kue, kertas yang dilipat, atau cokelat batangan.
  • Minta anak menggambar dan mewarnai bagian pecahan.
  • Latih sedikit setiap hari, misalnya lima soal, daripada banyak soal sekaligus.
  • Saat anak salah, minta ia menjelaskan cara berpikirnya. Sering kali kesalahannya terlihat dari penjelasannya.

Ringkasan

Pecahan senilai adalah pecahan yang nilainya sama walaupun angkanya berbeda. Pecahan senilai didapat dengan mengalikan atau membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama. Sederhanakan dengan FPB dan cek dengan perkalian silang. Materi matematika SD di Titian Asa sedang kami siapkan, termasuk latihan pecahan yang mengulang otomatis soal yang salah.

Baca juga

Semua artikel